Iklan

WBP Lapas Pemuda Kelas III Langkat Dibekali Ilmu Fardhu Kifayah, Perkuat Pembinaan Kepribadian Berbasis Keagamaan

Admin : Gunawan
Jumat, 10 Juli 2026, 02.32 WIB Last Updated 2026-08-07T09:32:53Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


LANGKAT | MataNetizenNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas III Langkat terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui penyuluhan keagamaan mengenai tata cara pelaksanaan fardhu kifayah, khususnya memandikan dan mengkafani jenazah sesuai syariat Islam (10/07/26).

Kegiatan tersebut menghadirkan penyuluh agama dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, yakni Al Ustadz Razali, S.H., Ustadz Muhammad Syahrial, S.Sy., dan Ustadz Muhammad Ridwan, S.Sy. Penyuluhan berlangsung dengan didampingi petugas Lapas Pemuda Kelas III Langkat.

Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa pelaksanaan fardhu kifayah merupakan kewajiban kolektif umat Islam yang harus dipenuhi ketika ada seorang muslim meninggal dunia. Materi yang disampaikan meliputi tata cara memandikan jenazah, mengkafani jenazah, adab dalam pengurusan jenazah, hingga ketentuan-ketentuan syariat yang harus diperhatikan selama proses tersebut.

Tak hanya menerima materi secara teori, para warga binaan juga mengikuti sesi praktik menggunakan alat peraga. Mereka diberikan kesempatan mempraktikkan langsung setiap tahapan pengurusan jenazah, mulai dari persiapan perlengkapan, tata cara memandikan,
hingga teknik mengkafani jenazah dengan benar sesuai tuntunan Islam.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan fardhu kifayah, menunjukkan tingginya semangat belajar dan keinginan untuk memahami ilmu keagamaan secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Kelas III Langkat berharap warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat untuk diterapkan saat kembali ke tengah masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam membentuk pribadi warga binaan yang berakhlak, religius, serta siap berkontribusi positif bagi lingkungan setelah menjalani masa pembinaan.

(Redaksi)
Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+