Iklan

PMT Perkuat Koordinasi Operasional Terminal 1 Belawan dengan Melibatkan 360 Personel

Admin : Gunawan
Rabu, 30 September 2026, 00.52 WIB Last Updated 2026-09-30T07:55:38Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

BELAWAN || MataNetizenNews.com – PT Prima Multi Terminal (PMT) melibatkan sebanyak 360 personel dalam rangkaian rapat koordinasi tindak lanjut improvement operasional Terminal 1 Belawan (30/09/26).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap pada 24, 28, 30 September dan 2 Oktober 2026 di Terminal 1 Belawan. Rangkaian koordinasi melibatkan personel dari berbagai fungsi yang berkaitan langsung dengan aktivitas operasional terminal.

Peserta yang terlibat antara lain berasal dari Planning & Control, operator Rubber Tyred Gantry (RTG) dan Head Truck (HT), petugas lapangan, hingga tim teknik dan mekanik.

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi operasional Terminal 1 yang sebelumnya membahas kondisi operasional, kesiapan peralatan, berbagai kendala di lapangan, serta langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh masing-masing bagian.

Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PT Prima Multi Terminal, Harlem Susanto Purba, mengatakan koordinasi dilakukan untuk membahas berbagai persoalan operasional secara langsung bersama fungsi-fungsi yang berkaitan dengan aktivitas di lapangan.

“Kegiatan ini menjadi forum untuk melihat kembali kondisi operasional di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi dan kesiapan peralatan. Dari situ, masing-masing fungsi bisa menyampaikan kondisi yang dihadapi sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” ujar Harlem.

Menurutnya, keterlibatan berbagai fungsi dalam satu forum diperlukan karena aktivitas operasional terminal memiliki keterkaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya.

“Operasional tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Ada operator, tim Planning and Control, petugas lapangan, maupun tim teknik dan mekanik yang masing-masing memiliki peran dalam kegiatan operasional,” katanya.

Sementara itu, Manager Perencanaan Operasi Terminal 1, Sudirmansyah, mengatakan pembahasan dilakukan dengan melihat keterkaitan antara perencanaan operasional dan kondisi aktual di lapangan.

“Perencanaan operasional perlu melihat kondisi aktual di lapangan. Karena itu, melalui koordinasi ini kami dapat mengidentifikasi persoalan yang terjadi, melihat kebutuhan masing-masing fungsi, dan menyusun tindak lanjut yang sesuai dengan kondisi operasional,” ujar Sudirmansyah.

Ia menambahkan, hasil pembahasan selanjutnya menjadi bahan bagi masing-masing fungsi untuk melakukan tindak lanjut sesuai bidang dan tanggung jawabnya.

“Yang penting bukan hanya pembahasannya, tetapi bagaimana hasil koordinasi ini bisa diterapkan dalam kegiatan operasional. Setiap temuan perlu ditindaklanjuti agar perbaikan yang dilakukan dapat dirasakan dalam proses kerja sehari-hari,” ungkapnya.

Rangkaian koordinasi tersebut tidak hanya membahas kesiapan peralatan, tetapi juga berbagai persoalan yang ditemukan selama pelaksanaan kegiatan operasional serta kebutuhan koordinasi antarbagian.

Dengan melibatkan personel dari berbagai fungsi, pembahasan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi operasional Terminal 1 sekaligus menjadi dasar dalam melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, rangkaian rapat koordinasi improvement operasional Terminal 1 Belawan melibatkan 360 personel yang terbagi dalam empat kelompok operasional, dengan masing-masing kelompok berjumlah 90 orang.

(Fay /Gun)
Komentar

Tampilkan

Terkini