masukkan script iklan disini
Langkat, MataNetizenNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas III Langkat kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui panen sayur terong yang dibudidayakan oleh warga binaan di lahan pertanian dalam lingkungan Lapas (16/07/26).
Panen tersebut merupakan hasil dari program pembinaan di bidang pertanian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Seluruh proses budidaya dilakukan oleh warga binaan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.
Kepala Lapas Pemuda Kelas III Langkat,Kenal Purba menyampaikan bahwa kegiatan pertanian ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat bekerja sama.
"Hasil panen ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bernilai melalui pembinaan yang berkelanjutan. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal mereka untuk hidup mandiri setelah selesai menjalani masa pidana," ujarnya.
Selain mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan, kegiatan bercocok tanam juga memberikan manfaat positif bagi warga binaan karena mampu mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif dan meningkatkan rasa percaya diri.
Ke depan, Lapas Pemuda Kelas III Langkat berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk berbagai komoditas pertanian lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti.
Dengan semangat "Produktivitas Tanpa Batas", Lapas Pemuda Kelas III Langkat terus menghadirkan pembinaan yang bermanfaat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang lebih produktif, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.
(Redaksi)




