masukkan script iklan disini
LANGKAT | MataNetizenNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas III Langkat menggelar rapat internal sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Nomor WP.2-7740.OT.02.02 Tahun 2026 tentang Penguatan Integritas, Keamanan, Disiplin Pegawai, dan Optimalisasi Pelayanan Pemasyarakatan (14/07/26).
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Kelas III Langkat,Kenal Purba dan diikuti seluruh pejabat struktural serta jajaran pegawai. Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga integritas, meningkatkan keamanan dan ketertiban, menegakkan disiplin pegawai, serta mengoptimalkan pelayanan pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Kepala Lapas menegaskan seluruh jajaran harus menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Ia juga menekankan pentingnya memperketat pengawasan terhadap akses masuk guna mencegah peredaran telepon genggam, narkotika, dan barang terlarang lainnya, melaksanakan razia kamar hunian secara berkala dan humanis, mengoptimalkan layanan Wartelsuspas sebagai sarana komunikasi resmi warga binaan, serta memastikan seluruh layanan dan pemenuhan hak warga binaan diberikan tanpa pungutan biaya.
Selain itu, seluruh pegawai diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi disiplin, mematuhi aturan dan arahan pimpinan, menerapkan pola hidup sederhana, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang maupun praktik HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
"Komitmen zero tolerance terhadap setiap bentuk pelanggaran harus menjadi pedoman bagi seluruh jajaran dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas," tegas Kepala Lapas.
Melalui rapat ini, Lapas Pemuda Kelas III Langkat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya kerja yang profesional, transparan, dan berintegritas demi memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal kepada masyarakat dan warga binaan.
(Red/MataNetizenNews)




