masukkan script iklan disini
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Yan Patmos, didampingi Plh KPLP, Kepala Seksi Giatja, Kepala Seksi Binadik, Kepala Subbagian Tata Usaha, seluruh kepala subseksi, serta jajaran pegawai.
Penanaman juga melibatkan warga binaan yang bertugas sebagai tamping luar tembok. Seluruh aktivitas berlangsung di bawah pengawasan ketat petugas guna memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Plt Kalapas Yan Patmos mengatakan, penanaman komoditas hortikultura tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Lapas Narkotika Langkat terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.
"Kegiatan penanaman kembali ini merupakan bentuk dukungan nyata sekaligus bukti keselarasan program kerja Lapas Narkotika Langkat terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif di area SAE tidak hanya bertujuan mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Usai pengarahan, seluruh peserta bersama warga binaan secara gotong royong menanam bibit timun dan kacang panjang pada lahan yang telah disiapkan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan pengawasan melekat dari petugas, sehingga berjalan aman, tertib, dan lancar.
Program ketahanan pangan yang terus dikembangkan Lapas Narkotika Langkat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, baik dalam mendukung program pemerintah maupun meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat. (Red)




