masukkan script iklan disini
MEDAN || MATANETIZENNEWS.COM – PT Prima Pengembangan Kawasan (PT PPK) dan PT Prima Indonesia Logistik (PT PIL) resmi menjalin kerja sama strategis untuk pengembangan depo petikemas di Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT). Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem logistik terintegrasi sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri Kuala Tanjung sebagai pusat logistik strategis di Sumatera Utara (03/06/26).
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kedua perusahaan. Kerja sama ini menjadi fondasi awal dalam optimalisasi pemanfaatan lahan KIKT guna mendukung kebutuhan layanan logistik yang terus berkembang.
Dari pihak PT PPK, kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Direktur Sutanto, didampingi Senior Manager Teknik Budi Setiadi serta Plt. Senior Manager Pengembangan Bisnis, Pemasaran, dan Manajemen Risiko H.B. Sumartin Pasaribu. Sementara dari PT PIL hadir Plt. Direktur Utama Ichwal Fauzi Harahap, Direktur Indra Pamulihan, GM Operasi dan Bisnis Andri Lesmana, serta jajaran manajemen perusahaan.
Pengembangan depo petikemas di kawasan KIKT diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan logistik, memperlancar arus distribusi barang, serta mendorong efisiensi operasional di kawasan Kuala Tanjung dan sekitarnya. Kehadiran fasilitas ini juga akan memperkuat konektivitas antar simpul logistik dan mendukung pertumbuhan aktivitas industri maupun perdagangan.
Plt. Direktur PT PPK, Sutanto, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan potensi kawasan industri Kuala Tanjung sebagai kawasan yang modern dan berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap pemanfaatan lahan di KIKT dapat memberikan nilai tambah yang signifikan serta mendukung penguatan ekosistem logistik yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Sutanto.
Senada dengan itu, Plt. Direktur Utama PT PIL, Ichwal Fauzi Harahap, menegaskan bahwa pengembangan depo petikemas menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan logistik.
“Kami optimistis pengembangan depo petikemas di KIKT akan meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran arus logistik di wilayah Kuala Tanjung maupun Sumatera Utara secara umum,” katanya.
Kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua perusahaan dalam memperkuat sinergi antar entitas untuk mendukung pengembangan kawasan industri berbasis logistik yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing tinggi.
Ke depan, PT PPK dan PT PIL akan melaksanakan kajian lanjutan serta menyiapkan tahapan implementasi secara bertahap guna memastikan pengembangan depo petikemas berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan, pelaku usaha, serta pengembangan kawasan industri Kuala Tanjung.
Melalui kolaborasi ini, PT PPK menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendorong pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan sekaligus mendukung penguatan sektor logistik nasional sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(Faisal)




